JOEKARNEDY di KAA

jokarnedy

“Pandangan yang mengatakan bahwa persoalan ekonomi dunia hanya dapat diselesaikan oleh Bank Dunia, IMF, dan ADB adalah pandangan yang usang dan perlu dibuang. Saya berpendirian pengelolaan ekonomi dunia tidak bisa diserahkan pada tiga lembaga keuangan itu. Kita mendesak reformasi arsitektur keuangan global.

Saat ini butuh pimpinan global yang kolektif dan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi baru yang bangkit sebagai negara berpenduduk muslim di muka bumi dan Indonesia sebagai negara demokrasi ketiga di dunia siap memainkan peran global. Indonesia siap bekerjasama dengan berbagai pihak mewujudkan cita-cita itu” (Jokowi- April-2015-KAA)

Waduh ini keberanian.. he defenetely got the guts.. Hampir mendekati nekat. Impressive! Bukan hanya soal Palestina, tetapi melepas borgol bank dunia. Bisa2 akan tambah dihancurkan karakternya, ekonomi tambah diserang, rakyat tambah dipanaskan dan upaya penggulingan bisa semakin terlihat. Bagaimanapun juga yang pasti dia telah terjemahkan bahasa kaum tertindas di sana, secara resmi di KAA, di hadapan mata dan telinga dunia. Bahasa kebenaran yang dengannya memperlihatkan Che Ghandi Lutherking Chavez dan Kennedy beralih ke Indonesia angkat suara. Bukankah setelah serius menegaskan masalah itu Soekarno digulingkan, kala menarik diri dan mulai hendak menasionalisasi Soeharto pun digulingkan. Ketika Kennedy fokus mengangkat masalah itu
(lihat;http://www.michaeljournal.org/kennedy.htm , http://rense.com/general76/jfkvs.htm , https://www.youtube.com/watch?v=xhZk8ronces
dia menjadi sasaran peluru di Dallas.

Suara tersebut kini bergema dari bandung kawan, dari pojok dunia, dari negara yang biasa dimainkan saja, dari pemerintahan yang biasanya hanya perlu dibujuk atau di-intimidasi saja. kini Indonesia ingin benar-benar merdeka, bukan hanya sendiri, tetapi bersama-sama. Merdeka dari belenggu ekonomi setan dunia, dari jajahan dajjal durjana. Merdeka bersama semua negara dunia yang selama ini sengaja di buat terbelakang dan ekonominya dikuras hilang.
Suara itu sendiri seakan menyatakan “Siap-siaplah” dunia, Indonesia sudah letih menjadi pion, kini ia kan melangkah menjadi ratu dalam catur politikmu.
Namun dengannya kan banyak tekanan tajam dari luar, cobaan dari dalam, dan teriakan kaum khawarij yang keluar dari Shiffiin.

Ada hal yang saya sedihkan, diantaranya ketika kita mengapresiasi Presiden saat ini, maka ada yang menerjemahkan berarti mendiskreditkan calon yang tidak jadi, padahal masa kampanye sudah selesai. Masing2nya mempunyai pengaruh besar sementara Title adalah nama Tugas dan tanggung jawab dan keduanya adalah sama2 nomor satu untuk niat tulus kerja mereka membangun bangsa. Tidak harus kita selalu melihat dengan buruk sangka dan fanatik buta, Mereka bisa jadi sudah saling siap bekerja sama demi negara dan bangsa. Mengapa harus selalu masih membuat kubu dan berfikir harus saling main siku? ketika memuji yang satu tidak harus berarti menghina yang lain, para penulis analisa juga layaknya tidak terpancing untuk membanding2kan yang sudah tidak lagi diperlukan. Pola pikir kampungan ini masih terasa kental di banyak berita dan tulisan2 lepas. Ini adalah kebodohan yang menjadikan bangsa lemah dan tak pernah bisa bersatu dalam kancah. Memang pasti selalu ada pihak yang suka memecah belah demi kepentingannya yang berdarah, namun masyarakat hendaknya bisa lebih dewasa dan tidak mudah difitnah.
Berfikir positif itu penting bukan hanya dalam sikap individual, tetapi sosial.

Dan pada hari ini di dalam gedung ini berkumpullah pemimpin-pemimpin bangsa-bangsa yang tadi itu! Mereka bukan lagi menjadi mangsa kolonialisme. Mereka bukan lagi menjadi alat perkakas orang lain dan bukan lagi alat permainan kekuasaan-kekuasaan yang tak dapat mereka pengaruhinya. Pada hari ini Tuan-tuan menjadi wakil bangsa-bangsa yang merdeka, bangsa-bangsa yang mempunyai tokoh dan martabat lain di dunia ini.

Orang sering mengatakan kepada kita, bahwa “kolonialisme sudah mati”. Janganlah kita mau tertipu atau terninabobokan olehnya! Saya berkata kepada Tuan-tuan, kolonialisme belumlah mati. Bagaimana kita dapat mengatakan ia telah mati selama daerah-daerah yang luas di Asia dan Afrika belum lagi merdeka! (Soekarno- April 1955-KAA).
Kita mendesak reformasi arsitektur keuangan dunia, menghilangkan dominasi kelompok negara atas negara lainnya.

Terpampang di hadapan kita ada 20 negara kaya, sementara 1,2 milyar jiwa tidak berdaya dalam kemiskinan. Dunia yang kita warisi saat ini sarat dengan ketidak-adilan, kesenjangan. (Jokowi- April 2015).

Saya kurang percaya reinkarnasi, tapi kemarin saya lihat Soekarno telah kembali.

Menulis politik sebenarnya bukan gado2 saya, tetapi melihat apa yang disampaikan di KAA kemarin telah mengundang gairah untuk memberi note catatan kaki ini.

Negeriku Bukan Tong Sampah!!

sampah_kali

Suatu hari, bersama istri, saya pergi berlibur ke pulau Anyer. Kami tinggal di villa kawan yang mengundang. Siang hari, ketika kami sedang duduk minum teh sambil menghadap dinding kaca menikmati pemandangan indah laut bebas yang terbentang, terlihatlah seorang pembantu penjaga villa yang membersihkan semua meja teras. Dia mengumpulkan sisa makanan yang ada di meja dan menuang isi asbak ke nampan yang dibawanya.. dia berjalan lurus ke depan dan tanpa merasa bersalah dia buang semua sampah yang ada di nampan itu ke tepi laut di bawah.
Kaget dan Luar biasa sedihnya kami. Yang menyakitkan adalah berarti itulah yang dilakukan penjaga itu setiap hari. Kami pun memutuskan untuk bangkit dan melihat tepi bawah laut bebas yang tersembunyi di balik dinding fondasi villa itu. Ternyata benar. Pasir putih tepi pesisir laut sudah tertutupi sampah yang membukit. Kami tengok kanan dan kiri dan ternyata itu bukan hanya depan villa yang kita tempati saja, melainkan sejejernya juga demikian. Kalau masyarakat rata2 seperti itu, maka tidak heran pulau seribu telah lama menjadi halte sampah2 yang berlayar dari laut ancol. Betapa mengilukannya kala kita melihat dari sungai sampai laut penuh dengan sampah berenang. Ini adalah air mata tanah air yang seakan tak pernah terusap.

sampahJ
seakan sudah hal yg biasa dan lumrah kalau kemanapun kita berjalan bisa melihat sampah di mana-mana. sekarang kan sudah tahun 2014.. betapa sedihnya kita melihat negeri tercinta yang penuh dengan pemandangan Indah namun selalu ditusuk oleh dominasi kehadiran sampah. Perhatikanlah.. tiap pinggiran jalan bahkan kadang tengahnya pasti diwarnai sampah. Kalau pun makan di restoran, apalagi yang di pinggir jalan sudah pasti ada dua makhluk lain yang nimbrung ikut makan bersama (tikus dan laler). Betapa memalukan.. Tapi bukan karena urusan malu, ini adalah pokok kesehatan jiwa raga manusia. Negara2 lain sudah punya management sampah yang bagus dan hampir ada tersusun rapi di setiap sudut. Isinya sudah dipisah dan diberi warna ada yg yang khusus kardus, plastik, dan sisa tanaman dan ada yg untuk bisa recycle. Indonesia bukan hanya Indah tapi juga negeri yang kaya raya, masa sampai saat ini semua tanahnya masih harus menjadi area bebas buang sampah? Jumlah penduduk bukan alasan kawan, lihat saja tuh Cina jumlah penduduknya jangan ditanyalah, tapi kotanya2 masih jauh lebih bersih, banyaknya jumlah penduduk berarti kan juga tambahnya jumlah tenaga. Dalam hal ini jelas ada ketidak sadaran dari masyarakat. Kita masih sering lihat orang melempar sampah dari mobilnya di tengah jalan, bahkan di jalan tol sering saya lihat. Masyarakat umum dari hampir semua level seperti acuh tak acuh saja.

bagaimana bisa mau hidup enak di negerinya seperti itu. Di sisi lain semua juga kembali ke pemerintah, selain semestinya sudah berhasil mengatasi masalah ini dan memanage dengan baik, penyadaran masyarakat luas juga harus lebih digalakkan baik dengan iklan2 yang terus mengingatkan di media dan juga penyadaran langsung. Benar pemerintah memang bertanggung jawab untuk memberi fasilitas pembuangan dan pengaturan sampah dengan baik, tetapi bukan berarti kita sebagai rakyat bebas buang sembarangan. Setiap individu mempunyai tanggung jawab besar atas kebersihan jiwa raganya dan lingkungannya.
Sampai kapankah kita harus bangun pagi menatap pemandangan indah dan menghirup udara segar namun selalu terganggu dengan orang2 yang bakar sampah di sana sini. Sampah selalu dikumpulkan saja di sembarang tempat, dibakar sampai asepnya selangit lalu dijadikan buat pupuk…hal ini berlangsung terus menerus generasi demi generasi seakan tiada cara yang lebih baik. Dimanakah kesehatan, di manakah kebersihan, dimanakah keindahan, dimanakah jiwa manusia, dimanakah pemerintah..? biarlah saya sekedar bertanya tetapi tetapi yang dimaksudkan adalah tantangan bagi semua dan hendaknya dimulai dari setiap jiwa untuk dirinya sendiri, keluarganya, lingkungannya. Taruhlah sedikit rasa tanggung jawab sehingga kita bisa pahami bahwa kala kita bertanggung jawab dalam membuang sampah maka pada saat yang sama kita bukan sekedar membersihkan ruangan sekitar jasad namun membersihkan jiwa juga sehingga diri bisa hidup lebih bahagia. Percayalah kalau Anda mulai rapi dan bertanggung jawab dalam membersihkan sampah sekitar, hidup pun akan lebih enak, rezeki akan terbuka, dan jiwa kan lebih bahagia. Apalagi dengan niat tulus Ini bisa menjadi amal ibadah yang kan sangat menghasilkan dan bermanfaat dunia akhirat. Semoga pemerintah dan gubernur kota2 RI kan lebih menaruh perhatian khusus perihal ini, mencari solusi dan fasilitas terbaik dan terus berupaya menyadarkan masyarakat. “kebersehian adalah dari Iman.” Dimanakah Iman kita ?

perkenankanlah saya ingatkan dengan;

PANCASILA,
1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
2. Kemanusiaan yang Adil dan beradab.
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan..
5.Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia.

Tolong jangan korupsi dan jangan buang sampah sembarangan!!
sayangilah tanah air, agar ia sayang dengan kita semua!

Monggo lihat betapa menyedihkan juga:

http://www.kompasiana.com/ratnahermawati/negeriku-bukan-negara-sampah_550dc6ce8133116d2cb1e58b

http://www.adirafacesofindonesia.com/article.htm/87/Negeriku-Bukan-Tempat-Sampah…—

sampah1

fotopuisi

hidupbuatapaallonemengingat helpmeluv

Image

Siapa butuh bidadari di surga, sementara kau menemaniku di dunia.

Image

Image

Image

There is no moonlight, its just the reflection of the sun.

Like there is no me, without the Existence of your Love.

Image

Image

Don’t go away, you are like a sun to my heart, without you I go dark.

 ..Image

Image

When the power of Love overcomes the love of Power the world will know peace. (Quote)

Image

..Image

..Image

Imageos

Image

                     kau sepenuhnya telah mengisi hatiku, sampai mungkin aku masuk surga nanti bidadari2

malu untuk mendekatiku.

Image

Image

Ya Tuhan,, jika kesalahan dan dosa2ku sebegitu besar,

maka pasti ampunanMu pastilah jauh lebih agung dan tinggi.

Tuhanku, kau Melihat kondisiku, kekuranganku dan kefakiranku,

Dan Engkau Mendengar rintihan yang berbisik dalam hatiku.

             (petikan dari Munajat Al-Manzhumah)

Image

Image

Image

                                                  sometimes missing someone is much more joyful than the meeting.

Image

Image

Image

Those on the other world might miss you too, visit them with your prayers.

Image

Image

Tidak bisa kau penjarakan tuhan dalam agamamu, kasih sayang-Nya meliputi segala sesuatu!

penjara agama

Dahulu saya pernah membaca sebuah riwayat bahwa di zaman Nabi Isa ada seorang ahli pahat yang menyembah tuhan berupa patung wanita yang dia buat sendiri. Tiap ada hajat dia duduk bersimpuh dan berdoa pada si patung. Permintaannya terus terpenuhi. Hal itu membuat para malaikat langit bingung dan bertanya kepada Tuhan; “Ya Allah, orang itu adalah musyrik yang menyembah tuhan buatan tangannya sendiri, namun mengapa Engkau kabulkan permohonannya?  Allah SWT menjawab: “kalau Aku tidak kabulkan maka apa bedanya Aku dengan Patung itu?!”

Saya pun sadar bahwa Tuhan Yang Maha Mengetahui selalu bertindak sesuai kebijaksanaan-Nya, maka hati-hatilah dari pemahaman kita tentang-Nya, kadang ia menjadi tirai yang malah menjauhkan kita dari-Nya. oleh karena itu hadis menyatakan bahwa “awal agama adalah mengenal-Nya”, yakni hal pertama yang harus dipelajari adalah ma’rifat tentang-Nya dan mungkin juga berarti jika seseorang belum mengenalnya maka ia belum beragama. Tentu makna mengenal bukanlah hanya mengetahui nama panggilan-Nya. Dari kisah singkat itu saja saya jadi tahu tanpa ragu bahwa diri ini masih berada di minus jauh dari titik kosong ke angka satu dalam agama.

Nabi Ibrahim terkenal senang menjamu tamu dan tidak suka makan sendiri. Suatu waktu saat safar beliau hendak menyiapkan makanan dan tiada yang menemani, tiba2 terlihatlah seorang pejalan maka beliau ajak makan bersama. Tatkala beliau menyiapkan api, orang tersebut langsung sujud menyembah api. Nabi Ibrahim kesal dan menegurnya, mengapa kau menyembah api dan tidak menyembah Tuhan yang Maha Esa, lalu beliau mengusirnya. Setelah orang tersebut pergi, turunlah wahyu kepada sang Nabi, “wahai Ibrahim, puluhan tahun Aku memberinya makan dan rejeki tanpa memaksanya untuk menyembahKu, sementara kau mendapat kesempatan satu kali ini tetapi kau usir dia.”  Wahyu itu terasa bagai petir pada hati sang Nabi, beliau menangis dan segera bergegas mengejar orang tersebut. Ketika sampai ditemukan beliau meminta maaf sebesar-besarnya dan memohon supaya dia sudi kembali menikmati makan bersama.

Si musafir heran dengan perubahan sikap Ibrahim. Dia tanyakan, “tadi kau marah dan mengusirku, kini kau memelas dan mengundangku. Gerangan apa yang membuatmu berubah?”  Nabi Ibrahim ceritakan apa yang terjadi dan kemudian orang tersebut tersentuh dan mengatakan, “Tuhanmu menyebutku dan sayang padaku?  ajarkan aku tentang agamamu.” Dan akhirnya diapun masuk ke dalam agama Ibrahim alayhis salaam haniifan musliman.

Suatu waktu orang kafir yang biasa mengejek dan melempar kotoran kepada Nabi Muhammad tidak terlihat, beliau menanyakan keadaannya dan ternyata dia sakit. Maka beliau kunjungi dan memberi bunga. Lihatlah betapa indahnya budi pekerti beliau. Orang kafir itu pun akhirnya beriman. Tetapi jangan sangka tujuan Nabi mengunjunginya itu adalah dengan misi supaya orang tersebut menjadi muslim, tidak! Beliau melakukan kebaikan itu murni karena Allah dan sebagai implementasi rahmatan lil alamiin karena beliau diutus sebagai rahmat untuk semua yang berada di alam semesta yang mana mencakup semua makhluk dan tidak sebatas yang beriman saja.

Kaum Yahudi sudah terkenal dengan permusuhannya terhadap agama Islam dan Nabinya. Seperti yang di Madinah, walau mereka tahu siapa Muhammad tetapi mereka tidak sudi beriman karena tidak rela mendapati Nabi terakhir yang dijunjung dan diberitakan dalam kitab suci taurat ternyata bukan dari bangsa mereka. Namun bagaimanapun juga ketika jenazah seorang yahudi digiring menuju kuburan, Nabi Muhammad bangkit dari majlisnya sampai jenazah itu berlalu dari pandangan sehingga sebagian sahabat heran.

Nabi tidak bangkit untuk menghormati akidah atau agama jenazah tersebut. Beliau tidak bangkit untuk tabiat dan perilaku mayit tersebut. Beliau bangkit sebagai manifestasi rahmat yang menyeluruh dan mayit itu sedang berjalan pulang kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Terlepas pulangnya itu dengan melalui azab atau pun anugerah.  

Kalau mempelajari ajaran beliau perihal hukum2 peperangan maka kita akan akan mendapati rincian kasih ilahi yang tetap terjaga dimana tidak boleh memulai dan bahkan tumbuhan dan pohon2 saja hendaknya jangan sampai rusak, apalagi membunuh kaum wanita dan anak2 atau tawanan.

Ingat bagaimana Sayyidina Ali bin Abi Thalib ketika berduel dengan Amr Ibn Abdiwudd sang jagoan kafir dalam perang khandaq, saat dimana Amr sudah jatuh dan hendak diakhiri hayatnya oleh Ali, tiba2 dia meludah dan Ali pun tidak langsung menghabisinya namun malah berhenti dan melangkah mundur sejenak kemudian baru menuntaskan Amr. Ketika para sahabat tanyakan akan perilaku aneh tersebut beliau jawab, “saya melangkah mundur sejenak demi menenangkan amarah karena dia meludahi, saya tidak mau tebasan saya tercampuri dengan emosi dan menjadi tidak murni karena Allah.”

Begitupun juga saat Ibn Muljam ditangkap setelah menghantam kepala Ali dengan pedang saat shalat sampai terbelah dan wajah berlumuran darah, pertama yang beliau perintahkan adalah untuk mengendorkan tali yang memborgol Ibnu muljam karena dilihatnya terlalu kencang, kemudian beliau mewasiatkan anak2nya AlHasan dan Alhusain untuk menjaganya dari balasan amarah umat dan menerapkan qisas sesuai syariat tanpa menyiksanya, bahkan meminta anak2nya supaya memberikan makanan yang sama ke penjara dengan yang dihidangkan untuknya.

Semua riwayat2 dan pelajaran sejarah seperti itu sampai pada telinga dan mata kita bukan sekedar untuk dikagumi, tetapi memberi pelajaran dan contoh perilaku sosok-sosok yang benar-benar memahami agama dan bagaimana menerapkannya untuk mencapai kerelaan Tuhan.

Ingatlah masa awal diutusnya Rasulullah saat memasuki kota Thaif. Penduduk kota itu menyambut beliau dengan melempari batu-batu sehingga beliau dan para sahabat terluka. Para malaikat pun turun dan meminta izin kepada Rasulullah untuk menolong dan gunung2 bisa dibalikkan dan ditimpakan ke atas mereka, namun Nabi Muhammad melarang dan berkata sesungguhnya mereka adalah kaum yang belum mengetahui dan belum mendapat hidayat.

Sadarkah kita bahwa para utusan Tuhan kapan saja dapat meminta bantuan langit menghabisi musuh-musuhnya namun mereka lebih memilih bersabar dan toleransi. Bahkan berkorban dengan diri dan keluarga dalam menjunjung kasih sayang Ilahi dan meraih puncak kerelaan-Nya. Tidakkah terlihat jelas bahwa agama yang mereka bawa adalah agama Cinta.  

Tulisan ini tidak ditulis untuk memaksa ide mempersatu aneka ideology. ataupun ide hidup damai tanpa agama, keduanya mustahil dan hanya menambah agama baru. Tulisan ini tidak juga untuk menomor-duakan kepercayaan, atau memisahkannya dari kehidupan sosial Tidak! Tulisan ini sekedar upaya mengingatkan bahwa agama yang benar pastilah bukan agama yang “memenjarakan” tuhan di dalamnya. Agama yang benar bukanlah agama yang membunuh sesama manusia karena beda Nabi atau beda ras, agama yang benar bukanlah agama yang menjunjung fanatisme buta, agama yang benar bukanlah agama yang menebar kebencian.

Agama yang benar adalah agama yang menerapkan rahmat untuk semua, sehingga kasih sayang pada sesama selalu terasa walau masing-masing punya kepercayaan yang berbeda. 

Ingatlah ayat Al-Qur’an yang berbunyi,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

Hai orang-orang yang BERIMAN, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu turuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. (Albaqarah 208)

Jujur dan kembalilah pada diri masing2, walau kita sudah merasa mengenal Nabi dan megetahui kitab suci yang penuh mukjizat ilahi, namun apakah Anda yakin bahwa pemahaman di benak kita ini dan semua aksi kita bisa menjadi representasi agama Tuhan yang sebenarnya? 

Coba kembali pada diri sendiri dan cermati, apakah agama yang mungkin sekedar kita dapati dari warisan keluarga dan lingkungan (bukan dari hasil pencarianadalah agama yang terbenar dan selalu berperan menebar rahmat ataukah merintis fanatisme sektarian dan kebencian pada yang lain? Coba kita lepas busana kefanatikan, renungkan dan masuklah ke dalam hati, mungkin sampai saat ini yang kita dapati masihlah penyembahan terhadap diri sendiri.  — mungkin akidah kita yang sebenarnya kita anut sekarang adalah syahadat ‘Selfie tiap Hari sampai Mati’ ?!? Nastaghfirullah

Sungguh betapa kita ingin hidup damai dan tentram belajar dan bekerja sama demi menciptakan kesejahteraan namun masih saja sampai sekarang kita harus melihat permusuhan, peperangan, penindasan dan penumpahan darah antara sesama manusia dengan meng-atas-namakan agama dan kepercayaan.

Coba bukalah sejarah dan lihatlah bahwa Nabi selalu berperang untuk membela diri dan tidak pernah memulai perang demi menaklukkan agama lain. Bahkan saat mendapat tekanan keras dari kaum pagan Makkah beliau mengutus kerabat dan sahabat untuk ke Habasyah (Etiopia) karena rajanya Adil dan menganut agama wahyu Kristiani. Lalu banyak muslimin yang mengungsi hidup damai di sana.

Begitupun juga di kemudian hari setelah beliau mendirikan pemerintahan Islam pertama di Madinah, Umat agama lain seperti yahudi, kristiani dan lainnya hidup damai dan terlindungi di bawah pemerintahan beliau.

Saksi terbesar adalah saat fathu Makkah (penaklukkan Makkah di tahun 7 hijriah), dimana jumlah muslimin sudah jauh lebih besar dan kekuatannya tidak terkalahkan, ketika ratusan ribu umat berbondong-bondong hendak masuk Makkah yang masih penuh dengan para penyembah berhala, sebagian meneriakkan kepada orang-orang kafir yang dahulu mengusirnya “Hari ini adalah hari pembalasan. Al-yaum yaumul malhamah”, Nabi segera menegur dan melantangkan semboyan ,”al-yaum yaumul marhamah hari ini adalah hari merahmati dan memaafkan.”

Jadi wahai para pengaku umat beragama, apapun namanya; Budha Hindu Yahudi Kristen Katholik Protestan Islam Sunnah Syiah Dursi Sufi Salafi dll, sungguh agama yang kau anut adalah sesuai pemahamanmu dan belum tentu sesuai yang Tuhan Mau. Namun satu hal yang pasti; Agama adalah untuk mengenal dan mendekat kepada Tuhan, bukan untuk membatasi-Nya! 

Satu lagi kawan; jangan coba kau bawa-bawa agama dan tuhan demi nama suara harta dan tahta nanti ada siksa yang luar biasa! karena Agama bukanlah baju, bukan wajah, bukan rumah, bukan bahasa, bukan warna, bukan suara, dan bukan kata-kata. Agama adalah cahaya yang dengannya bisa kau sinari itu semua dan upaya mensejahterakan sesama ciptaan Sang Maha Esa.

–  –  –

لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ ۖ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ

Tidak ada paksaan dalam beragama; sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. (QS: Albaqarah 256)

Selamat mencari dan meniti jalan yang benar!

Semua dari-Nya dan akan kembali kepada-Nya.

image

Diantara rahasia mengapa kita harus memulai shalat dengan Takbir (Allahu Akbar/ Tuhan Maha besar) juga pada setiap gerakan adalah supaya penyembah ingat bahwa Tuhan itu lebih besar dari segala yg hamba pahami tentang-Nya, lebih besar dari semua pengetahuan dan segala yg terlintas dalam benak, bukan dgn makna lebih besar dalam arti bentuk dan ukuran karena dialah Sang Maha Musawwir (Pembentuk) yg tidak dibatasi ruang dan waktu atau apapun jua. betapapun tingginya tingkat spritual hamba hingga bahkan seorang Nabi tetap memulai shalatnya dengan takbir. karena Sang Maha Kuasa selalu lebih besar dari “pengetahuan/gambaran/pemahaman” makhluk-Nya.

Saya ingin mengenal siapa Fatimah Az Zahra ?!

azzahra

Dia adalah putri Rasulullah Muhammad ibn Abdillah saw dari istri tercintanya yaitu Khadijah alkubra.

Lahir pada hari Jum’at 20 jumadil tsani sekitar 8 tahun sebelum hijrah dan wafat pada 11 H di tahun yang sama dengan wafat ayahnya.

Tidak seperti Qasim dan Ibrahim, Fatimah adalah satu-satunya anak Rasulullah yang tidak meninggal di masa kanak-kanak. Keturunan Sang Nabi berlanjut dari keturunan fatimah yang mana ia mempunyai 4 anak dari suaminya yaitu Ali bin Abi Talib, 2 laki dan 2 perempuan: AlHasan, AlHusain, Ummu Kultsum dan Zainab.

Masa hidup siti Fatimah lumayan singkat di dunia, karena menurut semua riwayat dia tidak sampai melalui usia 25 tahun bahkan banyak yang menyatakan hanya 18 tahun. Namun yang menarik perhatian adalah bahwa dalam masa yang sebegitu singkat ia dapat mencapai  kedudukan tertinggi  yang tiada taranya di kalangan semua wanita. Hal ini mengisyaratkan pada derajat yang sebenarnya bukan hanya dihasilkan dari amal di bumi tetapi dari tingkat keagungan dan kesucian jiwa yang menyerap cahaya ilahi. Siapapun yang mempelajari hadis-hadis Nabi tentangnya dan membaca sejarah maka ia akan mengetahui ada suatu rahasia agung yang termanifestasi dalam wujud Fatimah.

Ummul Mu’minin siti Aisyah menceritakan bahwa Rasulullah memperilakukan Fatimah dengan perlakuan yang khusus dan sangat istimewa hingga bahkan saat semua istri nabi sedang majlis bersama Rasulullah saw lalu datanglah Fatimah, beliau bangkit menyambut kemudian jalan menyendiri demi berbincang dengannya. (diantaranya lihat riwayat di Aljaami’ alsahih albukhari. Mengenai riwayat siti Aisyah saat melihat Fatimah menangis kemudian tertawa tatkala diberitakan suatu kabar rahasia oleh Rasulullah.)  

Mengenai siti Fatimah ada banyak sekali hadis Nabi yang beliau sampaikan di berbagai situasi dan kondisi. Sebagaimana layaknya sebelum mendengar dari siapapun tentang Fatimah, dan saat membaca sejarah hidupnya, pertimbangkan saja dahulu langsung dari apa yang dikatakan sang utusan Allah dan kekasih-Nya Rasulullah saw yang mana tidak berbicara kecuali dengan apa yang telah Allah wahyukan  ( وما ينطق عن الهوى ان هو الا وحي يوحى ) :

“Fathimah Adalah penghulu wanita sepanjang zaman dari awal sampai akhir.”

Yakni kedudukannya mengungguli ke 3 Sayyidatun Nisaa sebelumnya yaitu Khadijah (istri Rasulullah) Maryam (Ibu Nabi Isa) dan Asiyah (Istri Fir’aun).

 “kedudukan tertinggi para wanita di surga adalah bagi Maryam Khadijah Asiyah dan Fatimah.

 Fatimah adalah yang tertinggi kedudukannya dari  semua wanita surga.

 “Jika aku rindu aroma surga aku mencium Fatimah.”

Tidak heran kalau riwayat mengisahkan bahwa pada saat Siti Khadijah hendak melahirkan Siti Fatimah, kedua wanita termulia sebelumnya yaitu Siti Maryam dan Siti Asiyah turun ikut serta membantu persalinannya.

Hadis berikut ini lebih dahsyat lagi karena sangat dalam maknanya. Untuk benar-benar  memahaminya  seseorang perlu luas dalam wawasan ilmu agamanya. Saya belum memahami apalagi menjelaskan, oleh karenanya judul catatan ini saya tulis seperti di atas, karena yang belum memahami makna hadis2 berikut maka dia belum mengenal Fatimah. Namun tidak mengapa kalau kita mencoba berfikir bersama;

Jelas hadis berikut ataupun yang sebelumnya bukanlah sekedar pujian seorang ayah pada putrinya. Kalau ayahnya bukan Nabi mungkin saja, tapi kata2 ini dari sebaik-baik utusan-Nya dan sudah ditegaskan oleh Allah bahwa dia tidak berbicara dari hawa nafsu atau emosi , dia hanya berbicara dari wahyu Allah yang maha Esa. Jadi tidak ragu ada suatu makrifat agung dari yang Nabi sampaikan itu;

“Fathimah adalah ruhku yang hadir diantara kedua sisiku.”

“Fatimah adalah ibu dari ayahnya.”

Orang yang berfikir dangkal dan berilmu cetek akan menganggap hadis tersebut sekedar pujian dari ayah yang kebetulan seorang nabi untuk putrinya. Hal itu timbul karena dia melihat perkataan itu adalah perkataan sosok seorang ayah. tetapi coba ingat lagi firman Allah, yang mana sebelum mengukuhkan, Dia menafikan secara total (wa ma yantiqu/ dan tidaklah dia (Muhammad) berbicara dari hawa.. In huwa illa wahyun yuuha), jadi lihatlah hadis itu dari seorang utusan Tuhan dan kekasih-Nya. Kalam itu adalah kalam RasuulAllah, bersih dari basa basi atau sekedar pujian untuk seorang putri. Maknanya memang belum sebegitu komprehensif bagi saya, tetapi yang pasti hadis tersebut menyimpan sebuah rahasia teragung dari wujud sosok Fatimah sehingga siapapun yang mendapati makna hakikinya maka kedudukan tinggi Fatimah dan makna semua hadis lainnya tentang derajat Fatimah akan menjadi gamblang dan jelas di mata hatinya. Bukan hanya itu, banyak rahasia lain mengenai alam arwah dan malakut dan alam2 yang lebih tinggi akan terungkap.

Kalaupun kalam Nabi tersebut adalah suatu pujian majazi saja, maka tiada kata-kata pujian seorang ayah kepada anaknya sepanjang sejarah yang mendahului ibarat itu atau malampaui makna semacam itu, sebab hal itu tidak akan terlintas dan takkan terucap kecuali dengan pemahaman suatu makna agung yang terasa terlebih dahulu. Kalaupun kata-kata itu (أم أبيها  /ibu dari ayahnya) terucap dari sosok selain Nabi, maka orang itu layak mendapat medali karena akal semua ayah yang hidup sebelumnya tak pernah sampai pada makna tersebut, atau medali karena mempunyai putri terbaik sehingga membuat makna pujian itu terlintas di benak, terasa di hati, dan terucap di lidah. Bahkan penyair yang paling peka dan jitu pun tak pernah sampai pada fenomena puja anak sederajat itu.

oleh karenanya sabda Nabi tersebut sangatlah berat timbangannya karena telah mengantar makna hakikat yang melampaui pemahaman materi dan biologi serta mengajak akal untuk terbang ke alam yang lebih besar. Perkataan beliau itu sebegitu singkat dan spesifik tertuju pada Fatimah namun di saat yang sama telah memberikan isyarat yang luar biasa sehingga bisa menjadi panji bagi siapa saja yang sudi mendalami lautan makrifat ilahi.

Kalau pengetahuan agama Anda sebegitu kering dan jauh dari pemahaman batin, maka mungkin berat bagi diri untuk memahami dan malah mengira bahwa itu berlebihan. Tetapi coba renungkan sejenak;

bukankah Allah SWT telah berfirman dalam Kitab-Nya surat Alimran ayat 42:

 وَإِذْ قَالَتِ الْمَلائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاكِ وَطَهَّرَكِ وَاصْطَفَاكِ عَلَى نِسَاءِ الْعَالَمِينَ
Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, menyucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu).  

Kepada siti Maryam, “Allah telah memilih kamu…mensucikan kamu, dan mengunggulkan kamu atas wanita di dunia.”

Sabda Nabi yang disepakati oleh semua perawi dan ulama muslimin bahwa Fatimah adalah sayyidati nisaail aalamin untuk semua sepanjang zaman. Bahwa Asiyah, Maryam, dan Khadijah adalah pemuka wanita termulia di zamannya sementara Fatimah dari awal sampai akhir yang mana ketiga wanita termulia itu termasuk di dalamnya. Maka hal itu telah menjelaskan derajat Fatimah yang teristimewa sehingga ekstensi ayat tersebut yang untuk siti Maryam juga disandang oleh Fatima dan untuk sepanjang masa.

Sebenarnya catatan ini saya tulis sebagai sebuah PR supaya tidak lupa untuk mengkaji lebih jauh dan mempelajari lebih serius, tetapi saya pikir tiada salahnya untuk berbagi sebagai pengantar untuk mengenal, semoga bermanfaat dan mungkin ada juga yang sudi menambahkan atau berbagi ilmunya nanti.
Bukankah Allah telah menurunkan kitab dan syariat-Nya sebagai teori dan manual agar manusia bisa meraih kebahagiaan di sepanjang hidupnya dari alam yang terendah sampai tertinggi, dari dunia sampai akhirat. Dan Allah juga telah mengutus seri tauladan dengan hadirnya para nabi dan wali yang berperan sebagai contoh nyata untuk manusia dan juga wadah rahasia makrifat-Nya. betapa banyak rahasia ilahi yang tertitip pada sosok-sosok pilihan-Nya terutama dalam pribadi Rasulullah sang kekasih-Nya itu sendiri sehingga dia menjadi  rahmatan lil alamiin/ rahmat bagi alam semesta dan semua makhluk jadi jika ada sosok yang beliau nyatakan sebagai bagian dari dirinya, Ruhnya dan juga Ibunya, maka tentu sosok tersebut menyimpan suatu rahasia agung yang tersembunyi sebagaimana kuburannya juga tersembunyi dan mayoritas muslimiin tidak pernah ada yang tahu secara pasti.  

Sabda beliau lainnya: “Allah rela dengan kerelaan Fatimah dan murka dengan murka Fatimah.”

 

Berikut diantara kata2 Sayyidah Fatimah Az-Zahra:

Allah telah jadikan Iman sebagai pensucian untuk kalian dari syirik.

Shalat sebagai pembersih dari sifat sombong.

Zakat sebagai penyucian diri dan meluaskan rezeki.

Puasa sebagai penanam rasa ikhlas.

Haji sebagai pengokoh agama.

Keadilan sebagai penglaras dan penenang hati.

Ketaatan kepada kami sebagai system untuk ummat

dan kepemimpinan kami sebagai pengaman dari perpecahan.”

 

Hadis-hadis mengenai Siti Fatimah tersebut bisa dibaca lengkapnya di kitab2 rujukan di bawah ini: 

صحيح البخاري ج 3 كتاب الفضائل باب مناقب فاطِمَة ص 1374/ مستدرك الصحيحين ج 3 باب مناقب فاطِمَة ص 164/ سنن الترمذي ج 3 ص 226/ كنز العمّال ج 13 ص 93/ منتخب كنز العمّال ج 5 ص 97/ الجامع الصغير ج 2 ص 654 ح 5760/ سير أعلام النبلاء ج 2 ص 123/ الصواعق المحرقة ص 187 و 191/ خصائص الإمام عليّ للنسائي ص 118/ ينابيع المودّة ج 2 ص 79/ الجوهرة في نسب عليّ وآله ص 17/ البداية والنهاية ج 2 ص 60.

Hukuman Mati untuk TKW Indonesia (Cici); Latar belakang peristiwa yang tidak dimuat media.

Image

Cicih (ST, seorang TKW berusia 27 tahun pernah bekerja di Saudi selama 6 tahun lebih. Dia senang dengan majikannya dan begitupun juga seluruh keluarga majikannya senang dengan kerjaannya sehingga diberi kepercayaan besar untuk segala urusan rumah termasuk mengurus anak-anak. Cicih sayang terhadap anak-anak majikan dan selalu bekerja dengan semangat.

Dua tahun sebelum pulang kampung, dia bertunangan dengan seorang pria yang sudah lama mendekatinya. Cicih merasa mempunyai seorang kekasih walau dalam kejauhan. Dia tak tahan untuk cepat-cepat mengumpulkan uang dan pulang menikah. Hari demi hari dia lalui dengan kesabaran sampai akhirnya tibalah waktu untuk pulang. Dia begitu gembira setelah menanti lama, sekarang datanglah saatnya untuk mejumpai sang kekasih tunangannya. Sesampainya di tanah air ternyata berita pertama yang dia dengar adalah bahwa tunangannya sudah menikah dengan wanita lain. Cicih terluka, menderita. Cicih tidak bisa percaya lagi pada pria dan segera ingin kembali bekerja.

Belum sampai dua bulan di tanah air, dia berangkat lagi ke negeri teluk, tapi kali ini ke Abu Dhabi. Bekerja dalam rumah yang dihuni oleh sepasang suami istri yang masing-masingnya bekerja dan mempunyai dua orang anak. Yang pertama adalah Zayed seorang putra berusia 3 tahun dan kedua Malak yang masih bayi berusia 4 bulan. Pasangan suami istri sudah lama berobat untuk mendapatkan momongan, dan akhirnya terkabul dengan kehadiran Malak yang berarti ‘bidadari’ dalam bahasa Arab.

Keluarga sudah mempunyai seorang pembantu, Nanny asal Philipina yang khusus mengurus anak-anaknya. Tugas Cicih menjadi jauh lebih ringan dari pada di Saudi dulu. Tetapi kini ada satu masalah; keluarga lebih percaya pada Nanny, dan jika ada kesalahan, pasti Cicih yang kena getahnya. Bulan lalu terlihat ada benjol kecil di jidat Malak. Ketika Nanny ditanya dia bilang mungkin terjadi saat si bayi dipegang Cicih waktu itu. Keluarga marah pada ST sementara dia tidak tahu apa-apa.

Nanny juga sering merintah karena diminta majikan untuk memberi training kepada Cici. Kebencian Cicih semakin meningkat. Dia tak tahan ingin membalas Nanny. setelah sepekan berlalu, tepatnya pada hari rabu 10 April 2013 majikan sedang tidak berada di rumah dan Malak tidur lelap, sementara Nanny masuk kamar mandi, Cicih merasa mendapat suatu kesempatan emas; dia angkat bayi dan dibawa ke kamar ibunya lalu dia jatuhkan malak ke lantai supaya kepalanya terbentur dan timbul benjol sedikit. Ternyata tiada bekas. Dia jatuhkan sekali lagi namun Malak hanya bangun dan menangis tanpa ada bekas. Akhirnya dia bawa ke bagian meja TV di kamar utama lalu dia benturkan bagian kepala Malak ke sisi meja dan mulai terlihat memar. Tangisan Malak terhenti dan nafasnya ngos-ngosan keras. Cicih menenangkan sambil segera buru-buru dia taruh Malak kembali ke kasur kamar Nanny.

Nanny keluar kamar mandi dan segera ingin melihat keadaan Malak karena mendengar suara tangisan saat di kamar mandi. Dia lihat posisi Malak sudah berubah tanpa selimut dan nafasnya sudah tidak normal. Segera dia telpon majikan dan mereka pun langsung mengontak rumah sakit untuk segera mengirim ambulan ke alamat rumahnya. Malak dibawa ke UGD dan ternyata dia mengalami Haemorrhage pendarahan di otak. Setelah seminggu lebih dirawat, akhirnya Malak pun wafat pada hari minggu 28-04-2013.

Saat di-investigasi awalnya ST tidak mengaku. Katanya dia menggendong lalu kesandung karpet dan jatuhlah Malak. Tetapi ternyata di rumah itu ada CCTV dan terlihat Cicih membangunkan Malak dan membawanya ke kamar utama lalu empat menit kemudian mengembalikannya dalam keadaan menangis. Cicih akhirnya mengaku dan menjelaskan semua ke polisi. Negara gempar dan kasus ini menjadi ramai di media bahkan di internet dan koran-koran berbahasa inggris. Kasus ini pun di-investigasi ulang di kejaksaan.

Ketika Jaksa bertanya:

“Mengapa kamu lakukan itu?,

ST hanya menjawab, “saya kesal sekali dengan si Philipina”

“lalu apa salahnya si bayi ?

“tidak tahu pokoknya saya benci sama si Nanny”

“apakah kamu niat membunuh Malak?

“tidak, saya hanya mau Nanny dimarahin majikan.’

“Apakah kamu ada masalah dengan majikan ?

“Tidak. mereka baik, tapi kadang Nanny suka fitnah dan mereka jadi marah pada saya”

“kamu tertuduh membunuh dengan sengaja, benar tidak ?

“Tidak! Saya hanya niat membuat Malak luka.”

Asisten Jaksa menjadi penasaran melihat Cicih seakan tidak ada penyesalan dan tidak memahami besarnya kejahatan yang telah dia lakukan, maka dia sambung bertanya mengenai masa lalu Cicih dan berusaha memahami apa yang membuat Cici setega itu, lalu dia tegur;

“Kamu tidak sedih atau menyesal sama sekali kah?

“iya pak saya menyesal dan kaget Malak wafat dan saya sudah dua puluh hari ini menangis terus dipenjara.”

“kok kamu kelihatan biasa saja”

“Iya pak saya Benci sama si Nanny itu.”

“kamu shalat tidak?

“Iya shalat.”

“Sudah tobat minta ampunan dari Allah?”

“Belum pak, saya kesal pada Nanny. kapan saya dibebaskan?”

Terlihat bahwa Cicih juga tidak memahami konsekuensi dari perbuatannya dan apa yang akan dia alami.

“Kamu masih belum dihukum, karena nanti akan dibawa ke hakim dan ditanyakan lagi, nanti hakim yang akan memberi keputusan. Yang pasti setidaknya bakal tahunan di penjara.”

Asisten Jaksa itu tidak memberi tahu bahwa keluarga majikan sudah meminta ST dihukum Qisas dengan I’dam (hukuman mati).

“Hah… tahunan pak?

“Iya. Ambil kesempatan buat kamu tobat dan terus kirim doa dan fatehah buat Malak semoga kamu terampuni. Banyak kejahatan terjadi sehari-hari di dunia ini, tapi membunuh seorang bayi tak berdosa adalah hal yang luar biasa mengejutkan.”

ST teriak,

“Saya tidak niat membunuh pak !

“cukup niat melukakan kepala bayi sudah hal yang luar biasa menusuk hati siapapun khususnya orang tua Malak. Makanya tobat!

“iya pak saya mau tobat.”

“Minggu depan setelah file lengkap dan penyelidikan Jaksa selesai, kasus akan dilihat diadili di sidang.”

Demi menjaga keselamatan terdakwa, wartawan tidak di-izinkan menaruh Nama tkw dan foto tidak dibolehkan. Walau tidak menyebut nama tetapi yang membuat saya sedih adalah hampir di setiap koran disebut “Indonesian Maid” , tetapi apa boleh dikata kalau memang sudah menyebar dan media juga selalu menyebut negara asal.

Pada tanggal 23 September 2013 pengadilan Abu Dhabi menjatuhkan hukuman mati atas Cicih. Melihat korbannya adalah Bayi berusuia 4 bulan disertai pengakuan Cicih atas kejahatan yang dilakukannya. Pada awal persidangan Hakim telah meminta pengadilan untuk menunjuk pengacara yang membelanya. 5 kali persidangan telah dilalui. Pengacara Cicih yang bernama Ali Al-Abadi mendasarkan pembelaan dengan upaya menyatakan bahwa ST tidak waras. Dia meminta pengadilan untuk mendatangkan psikiatris yang mengetes kesehatan jiwa Cicih. Permohonannya itu dipertimbangkan namun para Hakim menanyakan Cicih secara langsung dan dia enggan karena tidak rela dianggap tidak waras serta merasa sadar penuh dan mengingat jelas apa yang telah dilakukannya.

Image

Rapat Kasus ST Di KBRI.
Dubes Salman Alfarisi (tengah), Counselor Wisnu Suryo (kiri), Pengacara Ali Alabadi (kanan).

Kedutaan RI di Abu Dhabi telah berusaha penuh mengikuti perkembangan kasus ST bahkan sampai menjenguknya beberapa kali ke penjara. Selain itu juga menunjuk dan memilihkan pengacara yang lebih handal untuk menangani kasus naik banding Cicih. Beberapa kali rapat mengundang pengacara. Bahkan Dubes sendiri turun tangan secara langsung menganalisa kasus bersama para Counsel dalam memilih dan mendiskusikan pembelaan bersama calon pengacara.

Image

rapat kasus ST; Coulsellors Wisnu Sindhu dan Wisnu Suryo dan pengacara Amal Alza’abi.

Setelah rapat dengan lebih dari 3 pengacara akhirnya pilihan jatuh pada metode pembelaan Ibrahim Alkhouri dan dialah yang menjadi pengacara ST untuk sidang naik banding.

Dalam 3 kali sidang itu Ibrahim Alkhouri mengajukan pembelaan dengan menggugat bukti-bukti yang dijadikan sandaran Jaksa dalam kasus tersebut termasuk laporan pernyataan Dokter yang menangani wafatnya si bayi Malak dan juga menekankan pada satu hal bahwa pengakuan ST sebenarnya adalah karena terpaksa.

Image

lawyer Ibrahim Alkhoury

Selasa kemarin 21 January 2014 adalah hari keputusan pengadilan Naik Banding.

Bapak Wisnu Sindhu didampingi dua staff KBRI lainnya hadir ke pengadilan menantikan hasil keputusan Hakim naik banding dengan harapan hukuman akan turun dan menjadi lebih ringan ketimbang I’dam (hukuman mati).

Setelah Hakim ketua Mustafa Abulnaja membacakan hukum atas kasus-kasus lain, disebutlah nama ST dan dinyatakan “Ta’yiid”. Gerangan apakah yang dimaksudkan kata itu ? selesai sidang kami mengampiri kantor sekertaris hakim dan mempertanyakan apa yang dimaksud dengan kata itu. Sekertaris menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah hasil keputusan tidak berubah dan sama sebagaimana sidang awal derajat. Jadi tetap Hukuman Mati.

Kalau melihat pembelaan pengacara Cicih, sepertinya sulit dipercaya bahwa hukuman tidak berubah menjadi lebih ringan, namun dari hasil diskusi mencari penafsiran mengapa hukuman itu tidak berubah mungkin sebagaimana dilihat bahwa hampir semua hukuman I’dam sulit untuk berubah kecuali dengan ampunan dari ahli darahnya. Dalam kasus Cicih ini keluarga korban memang masih tetap meminta hukuman Qisas.

Ada waktu 30 hari untuk mengangkat kasus ini ke tahap terakhir yaitu mahkamah Agung, dan menurut Konsul KBRI, kedutaan akan segera lanjut mengangkat kasus Cicih ke Mahkamah Agung, dan pada saat yang sama akan berusaha lagi mencoba mendekati orang tua korban supaya memberi ampunan.

Hari ini 19-Mei-2015. Mahkamah Agung memutuskan hukuman tetap sama dengan hukuman awal derajat, Yaitu Qisas kecuali kalau orang tua korban sudi memaafkan. hal itu menjadi keputusan terakhir dari pengadilan namun cukup bijaksana karena masih memberi ruang untuk mendapatkan maaf dan merubah Qisas. bola kini berada di tangan keluarga korban dan upaya permohonan maaf bisa terus dilanjutkan oleh pihak yang berwenang atas nama keluarga Cici dan WNI. Semoga sosok yang diutus untuk meminta maaf bisa berhasil mengetuk hati keluarga korban. sekeras apapun batu, bisa terlubangi dengan tetesan air yg tulus.

liputan di berita lokal UAE;

http://gulfnews.com/news/gulf/uae/crime/indonesian-woman-found-guilty-of-murdering-child-faces-death-sentence-1.1280318

http://www.thenational.ae/uae/courts/death-sentence-upheld-for-uae-maid-who-killed-her-employers-baby

Penyembah Iblis

Abadatus Syaithan, the Golden Down, Yazidiyah, Luciferian, Church of satan, Freemason, Illuminati, Satanis. 

بسم الله الرحمن الرحيم

Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan keturunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim. (QS: al-Kahfi, 50)

Selain memastikan bahwa Iblis adalah dari golongan Jin, dan mempunyai keturunan, ayat di atas juga mengisahkan bagaimana Allah mencemooh orang-orang yang menuhankan Iblis dan keturunannya. Menurut para ahli tafsir, kata awliya yang terjemahannya adalah ‘pemimpin’ dalam ayat itu lebih dari pada sekedar patuh atau menjadikan sosok tertentu sebagai pemimpin, karena setelah kata itu ada kata selain-Ku yakni selain Tuhan. Melihat fenomena dunia yang ada sepanjang sejarah, jelas teguran Allah itu bukan hanya mencakup mereka yang beragama Pagan atau Politheis yang menyembah mitos-mitos dewa dewi atau ‘malaikat’ yang baik demi kebaikan dan menyembah dewa dewi jahat atau setan demi perlindungan, tetapi lebih partikularnya menegur mereka yang menyembah Iblis dan mempercayai bahwa dia mempunyai kekuatan pengaturan bumi serta menjadikannya tuhan yang layak disembah. 

Image

Polytheism. 

Agama Pagan mempercayai dualisme tuhan yang disembah yaitu tuhan baik dan tuhan jahat seperti dalam Yunani ada Zeus dan Hades, Roman ada Jupiter dan Pluto, Mesopotamia ada Marduk dan Tiamat, Zoroaster ada Ahura Mazda dan Angra Mainyu,  Norse Jerman ada Odin dan Loki. Dalam penyusunan kepercayaannya para penyembah setan juga lebih sering merujuk kepada mitos-mitos tersebut ketimbang pada ajaran monotheisme agama samawi Ibrahimic. Berkenaan dengan hal ini Allah berfirman,  Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan dari bumi yang dapat membangkitkan orang-orang yang telah mati ? seandainya di bumi dan di langit  ada tuhan selain Allah, maka tentu keduanya telah binasa. Maha Suci Allah Pemilik Singgasana Arsy dari apa yang mereka sifatkan. (QS: al-Anbiya 21-22)

Menurut sejarah, mereka memang sudah ada dari masa dahulu khususnya di kalangan orang-orang yang berkuasa dan memerangi ajaran Ilahi dan kebenaran para Nabi. Oleh karena itu para penyembah setan masa kini banyak mengambil simbol-simbol sama yang digunakan Fir’aun-Fir’aun mesir dan mitos-mitos raja-raja yunani kuno. 

Jika kita perhatikan sebenarnya hal itu juga sudah di-isyaratkan dalam al-Qur’an surat maryam ayat 44, disebutkan saat Nabi Ibrahim menegur ayah angkatnya; Wahai bapakku, janganlah kamu menyembah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah.

Jelas bahwa dari masa raja Namrud di masa Nabi Ibrahim fenomena seperti itu sudah ada. Bahkan sebenarnya bisa juga dikatakan bahwa penyembahan terhadap Iblis sudah sempat terjadi semenjak masa generasi pertama manusia yaitu tatkala Qabil membunuh Habil kemudian menjadikan api sesembahan sebagai kiblat sembahyang sesuai ajaran dan permintaan Iblis. kisahnya bisa pembaca baca di bagian kedua nanti.                                                                                                               

Penyembah Iblis bisa dibagi menjadi empat kelompok berikut;

1.Individual; yaitu yang sifatnya menyembah Setan dari dorongan pribadi dan menjadi rahasia pribadi demi memperoleh keuntungan duniawi dengan cepat. Mereka yang seperti itu ada sepanjang sejarah. Sebagian karena anggapan bahwa dengan menyembah setan segenap hajat duniawinya akan diraih dengan cepat. Kadang di-istilahkan dengan ‘menjual jiwa’.

2.Aliran/sekte/agama; yang mana mempunyai kepemimpinan tersendiri dan pengikut setia serta susunan ajaran dan ritual-ritual yang mencakup himne-himne pemujaan Iblis.  Meminum darah, mempersembahkan korban dengan membunuh seorang manusia, baik gadis atau anak kecil sebagai korban, dan jika tidak mungkin, maka digantikan dengan se-ekor binatang, membuat lingkaran dengan macam-macam symbol satanis, manaruh kepala korban atau tengkorak di dinding dalam garis bintang lima yang dilingkarkan atau simbol-simbol lainnya sesuai ajaran sekte. Seringnya “imam” yang memimpin ritual memakai jubah merah hitam atau topeng kepala hewan demi menyerupai sosok Baphomet.

Dalam upacara yang diadakan pada hari-hari “istimewa” biasa dilakukan pesta berhubungan intim secara terbuka bersama dengan lawan jenis lalu saling menukar dan melakukan dengan sesama jenis atau kalau mungkin pemerkosaan massal terhadap seorang yang diculiknya supaya lebih mendapat kerelaan Iblis. Pada tahun 60-70an banyak sekali peristiwa gadis dan anak kecil yang hilang di Amerika dan kasusnya tidak terselesaikan dan pelakunya tidak ketahuan. Bahkan setelah masa itu sempat ada laporan dari banyak rumah-rumah sakit yang sering terjadi hilangnya stock darah. 

Image

Lavey saat ritual

Image

marylin manson & Lavey

Di tahun 1966, tepatnya tanggal 6 April, seorang ahli sihir dan musisi penyembah setan yang bernama Anton Szandor Lavey mendirikan Church of Satan (Gereja Setan) di Amerika. Dia juga menulis buku panduan bagi penyembah setan dengan Judul the Satanic Bible. Isinya mengandung banyak fallacy dan kebenaran yang dicampur aduk dengan kebatilan serta serangan terhadap agama khususnya Kristiani. Sengaja juga dia beri nama Church untuk tempat penyembahan dan bible untuk buku utamanya sebagai ejekan terhadap agama Kristen. Bahkan dalam subbab awal buku tersebut yaitu bab Book of Lucifer dia beri tajuk; Wanted!: God dead or alive yang dengan jelas seperti perantara pena Iblis yang  menyatakan peperangannya melawan Tuhan.

Image

Gereja sa

Anehnya, mereka tidak mau mengakui menyembah setan, dan mengatakan bahwa mereka hanya tidak percaya ada Tuhan ataupun Iblis dan tuhan yang sebenarnya adalah diri sendiri. Taktik semacam itulah yang selalu digunakan depan umum. Tempat penyembahan setan itu dilegalisir lagi oleh putri Lavey yang bernama Karla pada tanggal 31 Oktober 1999 kemudian dia pindahkan pusat administrasi ke New York. Pada tanggal 6 juni 2006 (06/06/06) persis peringatan 40 tahun ‘gereja setan’ mereka mengadakan ritual yang terbuka untuk umum dan untuk pertama kalinya yaitu di sebuah Teater besar di kota Los Angles. Tidak heran, tentu atas nama kebebasan, kelompok seperti ini dibiarkan berkembang oleh pemerintahan Amerika. 

Diantara penyembah setan yang paling terkenal sebelumnya adalah Aleister Crowley meninggal di Inggris tahun 1947, sempat bertapa di piramid Mesir kemudian menulis buku The book of Law dan The book of lie. Dia juga mendalami ilmu sihir dan terang-terangan anti agama dan anti moral.                                                                                                                     Bekas anggota komunitas rahasia the GoldenDawn kemudian Imagememisahkan diri dan membuat komunitas pemujaan setan lain. Aleister juga dikenal sebagai orang paling jahat masa itu dan paling buas (the beast) sebagaimana dia juga suka melakukan aktifitas seksual dengan segala macam gender. Dalam film semi documentery the Arrivals (wakeupproject.com) dinyatakan bahwa Aleister crowley adalah kakek mantan President AS G.W. Bush dari pihak ibu.

 

Walau tidak separah yang tersebut di barat, di timur juga ada sekte pemuja setan: 

Yazidiyah

Adalah aliran atau lebih tepatnya agama yang memuja Iblis, Yazid bin Muawiyah, dan Uday bin Musafir.

Image

Peribadatan Yazdiyah di Lalesh.

Didirikan oleh Syaikh Uday bin Musafir yang oleh pengikutnya diberi julukan “kemuliaan agama” dan “bapak keistimewaan”. Lahir sekitar tahun 507 H atau 1073 M dan nasabnya sampai pada Marwan bin Hakam. Ada sejarawan yang mengatakan  bahwa Uday sempat berguru pada Syaikh Abdul Qadir Jaylani dan Abdul Qadir al-Sahruardi. Tapi tentunya hal itu tidak mengartikan bahwa dia sevisi dengan mereka sepenuhnya dan menyimpang jauh dari ajaran yang benar.  

Diantara dokumentasi ahli sejarah yang menulis mengenai aliran ini juga mengatakan bahwa benih Yazidiyah pada mulanya sudah ada semenjak aliran pemikiran yang terbentuk dari gerakan politik tahun 132 H yang berusaha mengembalikan kejayaan dinasti Bani Umayyah setelah keruntuhannya.

Uday bin Musafir termasuk golongan pertama yang melarikan diri setelah Bani Abbas berkuasa. Hijrah dari Libanon sampai ke Kurdistan, karena konon ibu Marwan Bin Hakam beretnis kurdi. Uday akhirnya meninggal dan dimakamkan di daerah Syaikhan di timur Irak. Sampai saat ini makamnya dijadikan tempat ziarah dan haji para pengikut Yazidiyah.

Setelah kematiannya, aliran Yazidiyah dipimpin oleh ponakan Uday yang bernama Sakhar bin Sakhar bin Musafir yang diberi julukan “Bapak keberkahan” sampai dia meninggal dan dikuburkan di samping makam pamannya di Syaikhan Irak.

Kepemimpinan dilanjutkan oleh putranya yang bernama Uday bin Sakhar dan diberi julukan “Bapak kebanggaan”, meninggal di tahun 1217 M.  Setelahnya, dipimpim oleh putranya yang dikenal dengan Syaikh Hasan bin Uday dan beri gelar “Matahari agama”. Hasan bin Uday lahir tahun 1154 dan meninggal tahun 1246 dan dialah yang paling bertanggung jawab membawa aliran Yazidiyah dari sekedar pemujaan terhadap Yazid dan Bani Umayyah sampai ke pemujaan Iblis. Dia menyusun buku yang berjudul al-Jawlah li ashab al-khalwah yang berisi ajaran-ajaran aneh dan semakin masuk dalam dunia kegelapan.  Buku tersebut dan juga Mushaf Rash dijadikan kitab suci bagi Yazidiyah.

Jadi awalnya, di masa Syaikh uday mungkin ia hanyalah aliran baru yang masih tidak begitu jauh menyimpang dari Islam, namun setelah aliran itu dipimpin oleh Hasan bin Uday, ia menjadi suatu agama baru yang mengagungkan tiga tokoh utama yaitu Uday bin Musafir, Yazid bin Muawiyah, dan Iblis atau dengan bahasa mereka dipanggil Hadbisyeh

Image

pengunjung makam ketua Yazidiyah

Pemimpin terakhir Yazidiyah adalah Amir Tahsin bin Sa’ad. Pada masanya Yazidiyah berhasil mendapat izin dari pemerintah setempat untuk membuka kantor da’wah di Baghdad yaitu pada tahun 1969. Kantor tersebut dibuka di jalan ar-Rasyid dengan tujuan menghidupkan ke-araban aliran Umawiyah dan menyebarkan nasionalisme dengan slogan seperti “Nasionalisme Arab Umawi dan akidah Yazidi”. Saat ini mereka mempunyai satu kursi di parlemen Irak.  

Perkembangan pemikiran Yazidiyah bisa disimpulkan terbentuk sebagai berikut; bahwa setelah peristiwa pembantaian pemerintahan Yazid terhadap cucu Rasulullah Sayyidina Husain di karbala, banyak umat Islam yang melaknat Yazid dan menuduhnya sebagai sosok yang tidak beragama dan alcoholic. Sementara sekelompok masyarakat yang masih berhubungan kekerabatan dengan Yazid dan pengikutnya menolak pelaknatan dan berusaha menjaga namanya serta mengajak orang untuk menganggapnya sebagai pahlawan Arab. Karena kepercayaan anti pelaknatan tersebut mereka terbentur dengan adanya ayat-ayat al-Qur’an yang menyatakan laknat Allah atas orang-orang dzalim maka mereka mengingkari pelaknatan secara keseluruhan hingga mendakwa bahwa ayat-ayat yang mengandung laknat dalam al-Qur’an adalah salah dan palsu. Akhirnya, bukan hanya penguasa dzalim tidak boleh dilaknat tetapi bahkan syaithan dan Iblis pun juga tidak boleh dilaknat.

Diantara faktor yang membuat mereka anti laknat adalah kepercayaan bahwa pelaknatan itu akan membuat Iblis marah dan bisa membahayakan kehidupan mereka. Kemudian lahirlah ide untuk menyembahnya sekalian supaya terlindung dari kejahatannya. Mereka biasa menyalakan lilin tiap kali membaca ayat yang memuat laknat atau ketika ada kata Syaithan dan iblis tersebut dalam kitab suci. Bukan hanya itu, mereka juga mengganti nama benda atau nama orang yang berawal dengan huruf “SYIN”  ‘Sy’ dalam bahasa Indonesia atau ‘Sh’ dalam bahasa Inggris. Jika ada orang yang bernama dimulai dengan Sy seperti Syakir Syarif atau Syafiq yang berkunjung ke daerah mereka bisa diusir secara paksa.

Dari hasil telaah, bisa kita garis bawahi sekelumit ajaran yang diyakini aliran Yazidiyah sebagai berikut:

-Iblis, atau yang dalam bahasa mereka juga disebut Hadbisyeh, dipanggil dengan julukan Merak malaikat (Thawuus al-malaikah) dan mereka membangun patung merak dari perunggu sebagai kiblat sembahyang dan thawaf. Ironisnya mereka juga tidak suka mengakui bahwa dalam ajaran ada pensucian dan pengagungan terhadap Iblis.

– Dua Kitab suci tersendiri yang dikenal dengan Mushaf Rash atau kitab hitam yang memuat ajaran-ajaran dasar yazidiyah dan kitab al-Jawlah.

-Shahadatnya = Asyhadu Wahid Allah, Sultan Yazid Habibullah (aku bersaksi bahwa Tuhan itu satu dan Sultan Yazid adalah kekasih Tuhan).

-Puasa wajib hanya 3 hari setahun yaitu di bulan December sesuai ulang tahun kelahiran Yazid bin Muawiyah.

-Zakat dikumpulkan di kulit merak dan diserahkan kepada ketua aliran.

-Haji pada tanggal 10 dzul hijjah bertempat di gunung bayt Udzri di Lalesh timur Irak sekitar 430km dari Bagdad yang diyakini sebagai tempat suci.

-Shalat setahun sekali pada pertengahan sya’ban.

-Hari kebangkitan akan berkumpul semua di desa Batet di Senjar sekitar 500km dari ibu kota Bagdad yang mana Syaikh Uday bin Musafir akan menimbang dan menghisab manusia.

– Pernikahan adalah dengan cara menculik gadis dari rumah orangtuanya kemudian berunding antara keluarga dan melamarnya. Sedangkan Pria dibolehkan beristri sampai enam.

– Memakai baju biru haram hukumnya karena sama dengan warna Merak, begitupun juga makan daging merak, ayam, ikan, dan babi.

– Menyukur kumis haram dan lebih baik memanjangkannya.  

– Tidak dianjurkan belajar baca tulis ataupun menunjukkan ajaran-ajaran kitab suci mereka ke penganut agama lain. Hal ini kiranya supaya pengikutnya tidak berpindah ajaran dan menetap dalam kejahilannya.

– Sebelum masuknya Islam, penghuni daerah timur Irak tersebut banyak yang menganut paham Zoroaster dan Pagan yang mana hal itu juga mewarnai bagian ajaran aliran Yazidiyah. Dalam akidahnya juga dapat terlihat adopsi percampuran antara macam-macam agama termasuk Yahudi, Kristiani, dan Islam.

Walau secara relatif tidak banyak jumlahnya namun penganut Yazidiyyah masih ada di Turkia, Armenia, Iran, Syria, yaman, dan khususnya di bagian timur Irak dari sisa bangsa Asuriyin dan Babel.  Sebagian mereka banyak yang hijrah ke Eropa terutama ke Jerman dan Belgium karena terkucilkan di negara asalnya.

Di Irak, khususnya yang menetap di kota Senjar, mereka terkenal dengan bekerja memproduksi minuman arak dan kue-kue manisan. Jumlah mereka saat ini sekitar lima ratus ribu lebih. Kitab dan doa-doa mereka kebanyakan berbahasa kurdi walau penganutnya tidak semua beretnis Kurdi dan juga mayoritas masyarakat Kurdi tidak menganut Yazidiyah.

(Ref; amhaat fi adyaanil aalam, Ensiklopedia agama dunia. Al- Yazidiyyah karya Dr Sami Saeed al-Ahmad. Man hum al-yazidiyyun  karya Mahmud al-Jundi 1976.  My journey to Iraq karya James Buckingham 1855. al-Yazidiyyun karya Hashim al-banna. dari buku Perjumpaan dengan Iblis.)

3.Organisasi; tidak seperti aliran, jenis yang satu ini, walau sering juga ada hubungan erat yang tidak resmi dengan sekte dan mempunyai ritual yang hampir sama, namun ia sifatnya lebih dari sekedar kepercayaan dan peribadatan yang ada dalam sekte, jenis ini mempunyai agenda jangka pendek dan jangka panjang yang sangat berpengaruh atas kehidupan masyarakat umum. Bekerjasama antar sesama anggota dan punya dedikasi tinggi untuk memberhasilkan misi Iblis. Mempunyai tatanan dan tingkatan kepemimpinan berikut aturan ketat dan kinerja yang sangat tertata. Mereka berhasil menetap karena bekerja secara rahasia dibungkus rahasia, merasup dalam tiap agama dan sekte-sekte yang ada di dunia. Mereka berbusana sesuai agama mayoritas tempat mereka berada dan bahkan pengikut tingkat bawah seringnya tidak mengetahui siapa orang-orang atasnya dan apa yang ada dalam agenda. Keberadaan mereka begitu berperan di dunia dengan tangan-tangan misteriusnya yang andil dalam rentetan kejadian jahat di manca negara. Diantara perbedaan yang paling menonjol antara sekte aliran yang memuja dan menyembah iblis dengan yang sudah berupa organisasi seperti halnya Illuminati atau freemason adalah bahwa yang sekte sifatnya kadang tidak menuhankan secara mutlak namun menyembah karena berlindung dari kejahatannya dengan anggapan bahwa dari Tuhan langit hanya ada kebaikan sementara kejahatan adalah dari Iblis sebagai tuhan bumi maka mereka menyembah iblis demi perlindungan dari amarahnya. Adapun freemason beserta akidah kaballah-nya menggiring setiap anggotanya untuk menyembah Iblis secara mutlak dan derajat masing-masingnya semakin meningkat sesuai keberhasilannya dalam menjauh dari kebenaran dan masuk sepenuhnya  dalam kejahatan. Yang mana katanya di masa muda mereka dianjurkan melakukan segala yang diinginkan syahwat tanpa ada batas dan sebisa mungkin, kemudian ketika sudah lanjut usia dan tidak bisa lagi memuaskan syahwat maka mereka baiknya melakukan pembunuhan dan segala macam kejahatan lainnya demi terus menghasilkan kerelaan iblis tuhan mereka. Tokoh besar yang termasuk secara terang-terangan mengakui bahwa dia adalah pemuja Lucifer adalah Albert Pike (1809-1891). Konon dia mendapatkan inspirasi dari setan khususnya berkenaan dengan rencana jangka panjang merealisasikan system rancangan yang dapat membuat kehidupan manusia disibukkan dengan peperangan, penyakit, dan hasil pencaharian yang sekedar bisa untuk bertahan hidup sehingga mayoritas manusia menjadi semakin menjauh dari Tuhan. Tujuan utamanya adalah meraih kekekuasan system setan yang menyeluruh yang sering disebut dengan ‘New World Order’. Walau kadang ditutupi oleh para Masonic dengan menafsirkan bahwa Lucifer yang dimaksudnya adalah sosok gaib pembawa cahaya dan bukan setan. Tetapi bagaimana pun juga sejarah mengetahui bahwa Albert Pike adalah seorang Brigadir Jendral yang termasuk anggota dan tokoh Freemason yang sangat berpengaruh bagi organisasi penjalan rencana setan itu. Diantara karyanya yang menjadi rujukan dalam memahami visi dan tugas anggota freemason sesuai derajat masing-masing dari 1 hingga 33 yaitu Morals and Dogma of the Ancient and Accepted Scottish Rite Freemasonry.

Albert pike

Albert pike


Selain terlibat dalam peperangan dan kerusuhan-kerusuhan yang terjadi di pertengahan era 1800an, dia juga berhubungan dan berkonspirasi dengan Manzini pendiri organisasi Mafia di Italia. Sampai sekarang patung A. Pike dapat dilihat di Judiciary Square di Washington DC.

4. Accidental/tidak sengaja dan tidak disadari; yaitu mereka yang terjerumus dalam kepercayaan tertentu yang sebenarnya sesat; baik itu agama, aliran, keyakinan, gaya hidup dan sebagainya. Jelas bahwa Kebenaran dari awal sampai sekarang hanyalah satu, jadi apapun yang menyelewengkan hidup seseorang dari jalan kebenaran akan menyampaikan mereka dalam jebakan Iblis. Yakni tanpa mengetahui ataupun menyadari mereka sebenarnya sedang melangkah di atas jalan yang disiapkan setan. Jenis yang seperti ini cukup berbeda karena mereka sebenarnya menginginkan kebenaran dan tidak ada niat bulat untuk mengikuti ajakan Iblis dan bahkan membenci Iblis walau kadang terjerumus olehnya.

Maka dari itu tidak heran walaupun kita sudah beriman tetapi setiap shalat kita juga harus membaca surat Alfatihah yang mengandung doa ihdina shiratal mustaqiim, selalu kita memohon kepada Allah untuk menunjukkan kepada kita jalan-Nya yang lurus, diantara hikmahnya adalah karena Iblis selalu bekerja tanpa libur untuk mengeluarkan manusia sebanyak mungkin  dari jalan yang lurus.

Artikel ini sepenuhnya disadur dari salah satu bab buku Perjumpaan dengan Iblis, terbitan Mizania. bab2 sebelumnya memuat mengenai hakikat iblis dan sejarahnya sebelum durhaka berikut kisah jejak2 perjumpaannya dengan para nabi dan wali.

Image