Wanita bukan dari tulang rusuk pria!?!

Tiga penganut agama samawi; yahudi, kristen, dan muslim bisa jadi telah terperdaya berkepercayaan bahwa wanita tercipta dari tulang rusuk pria. Dalam tubuh Islam sendiri kedua belah mazhab baik Sunna atau Syiah banyak meriwayatkan hadis yang mendukung hal itu juga. namun untungnya masih dapat ditemukan riwayat hadis yang dengan tegas membantah, seperti:

Al-‘Iyasyi meriwayatkan dari Amr Ibn Abi Miqdam dari ayahnya, dia berkata, “Aku pernah bertanya kepada Abu Ja‘far (Imam Muhammad al-Baqir), ‘Dari apakah Allah menciptakan Hawa?’
Abu Ja‘far kembali bertanya, ‘Dari apakah orang-orang mengatakan tentangnya (Hawa)?’
Aku: ‘Mereka mengatakan bahwasanya Allah menciptakan Hawa dari salah satu tulang rusuk Adam.’
Abu Ja‘far: ‘Mereka telah berdusta, seakan-akan Allah tidak mampu menciptakan (Hawa) kecuali dari tulang rusuk Adam.’
Aku: ‘Semoga diriku menjadi tebusanmu wahai Putra Rasulullah, dari apakah sebenarnya Allah menciptakan Hawa?’
Abu Ja‘far as: ‘Ayah-ayahku telah menceritakan kepadaku bahwasanya Rasulullah saw bersabda, ‘Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Ta‘ala “menggenggam” segenggam tanah lalu “mengaduknya” dengan “tangan kanan”-Nya, lalu Dia menciptakan Adam dari tanah itu. kemudian ada yang tersisa dari tanah itu, maka Dia menciptakan Hawa dari sisa tanah itu.’”
{Tafsir al-‘Iyasyi, jil 1, Surah an-Nisa’/ Qashas al-Anbiyaa al jAzairi bab 1.dll. kisah singkat penciptaan Hawa yg bukan dr tulang rusuk dan pertemuan pertamanya dgn Adam as dapat anda baca di buku Dialog dengan Allah bab Kehadiran Hawa.}

Kata2 menggengam dan mengaduk yg sengaja saya kasih tanda di atas terpaksa dipakai karena keterbatasan bahasa dunia untuk menggambarkan apa yg terjadi di alam sana. Jadi, memegang dan mengaduk tiada lain hanya untuk mendekati pemahaman agar dapat dicerna oleh org2 awam seperti kita. Begitupun juga ‘tangan kanan’ Allah adalah symbol akan suatu keberadaan yg memang bisa dikatakan berfungsi seperti tangan kanan Allah namun jangan diartikan tangan itu seperti tangan kita. Ayat yg berbunyi {Yadullaah fawqa aydiihim} sama sekali tidak mengartikan bahwa Allah berbentuk sehingga Dia dapat terbatasi dgn ruang dan waktu… Haasya wa kalla.. Maha Suci Allah dari segala keterbatasan pemahaman dan imajinasi kita.

Alakullihal, riwayat hadis tersebut termasuk kategori riwayat mata rantai emas (dari Al Baqir dari ayah2nya = Ali Zainul Abidin > Alhusain > Ali bin Abi Thalib > Rasulullah saw) dan menjadi sandaran di kalangan ulama syi’ah. Diantaranya adalah seorang Arif masa ini seperti syaikh Jawadi Amuli yang menyinggung hal itu dalam kitabnya Jamaal al mar’ah wa Jalaaluha.

Yg mengherankan saya, dari mana datangnya ide tulang rusuk itu…bahkan banyak lagi riwayat2 lain seperti asal usul kata mar’ah dlm bahasa arab.. atau ‘hadis’ yg mengajarkan bagaimana memperlakukan wanita berdasarkan sifat tulang rusuk (jangan terlalu dikerasin nanti patah dll). jika hal itu totally fiktif atau dipioneerkan oleh riwayat2 israiliyyat, tapi kok bisa sampai penganut tiga agama terbesar atau hampir seluruh umat manusia baik di timur dan di barat terkelabuhi..?
jawabannya bisa kami simpulkan dari hasil takwil sebagian ulama, walau hanya masih sebuah kemungkinan yaitu; pada awalnya riwayat itu memang ada tapi dengan maksud bahwa tanah yg tersisa itu ada karena tidak jadi digunakan buat tulang rusuk bagian kiri Adam dan akhirnya digunakan untuk penciptaan Hawa, bukan berarti Hawa diciptakan setelah selesai terciptanya Adam as.
Capeknya.., jika hal itu kita terima maka akan menimbulkan banyak pertanyaan dan isykal lain…. Seperti; masa Allah berubah pikiran.. mau mencipta tulang rusuk malah mencipta wanita.??.. Selain itu juga, kata2 ‘sisa’ dalam riwayat2 itu bisa membingungkan..seakan dari awalnya hanya untuk menciptakan Adam as.. apakah wanita tercipta secara accidental..kan gak mungkin? Dsb.

Alternatif solusi menjadi: inti yang dimaksudkan hadis tersebut (sesuai paham saya) adalah bahwa pria dan wanita diciptakan dari tanah yang sama hanya saja kata sisa itu mucul karena jasad pria tercipta lebih dahulu. Nahh sekarang isykal/bantahan mulai berkurang..tapi pembahasan bisa jauh melebar dan pertanyaan2 semakin mengejar… selamat melanjutkan pencarian.

Iklan

One comment on “Wanita bukan dari tulang rusuk pria!?!

  1. sayyid mengatakan:

    Assalamualaikum wr.wb,
    coba perhatikan ayat ini dengan baik , _″Hai sekalian manusia bertaqwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kalian dari ′diri yang satu′ (nafs wahidah), dan darinya Allah menciptakan pasangannya (zawjaha), dan dari keduanya Allah mengembangbiakkan laki-laki dan wanita banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kalian saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu.″ (QS. An-Nisa′(4):1)_

    Penciptaan alam semesta dan segala makhluk adalah dengan proses bukan seperti dugaan kaum yahudi dan nasrani yg bodoh dalam pengertian agama mereka.Kun fayakun bagi Allah bukan bim salabim dugaan kaum yahudi dan nasrani.
    pada kitab kaum yahudi bahwa hawa tercipta dari tulang rusuk adam, apakah pantas bagi kita untuk mengikuti kaum yahudi yg notabene selalu membangkang kepada Allah? mereka tidak akan senang apabila kita tidak mengikuti mereka.

    Allah S.W.T bukan tukang sulap tetapi Pencipta.

    kitab alquran adalah kitab yg sangat tinggi nilainya, kitab yg penuh dengan hikmah dan berilmiah.
    kitab alquran tidak akan bisa diubah hingga kiamat tiba walaupun yahudi dan nasrani selalu mencoba merubah dengan cara penafsirannya.

    Nabi muhammad s.a.w sebenarnya tidak pernah bersabda seperti ini: _Wanita itu diciptakan dari tulang rusuk, sementara yang paling bengkok itu bagian teratasnya. Jika engkau bersikeras meluruskannya, ia akan bengkok selamanya. Maka nasihatilah wanita dengan cara yang baik. (HR. Bukhari Muslim)_

    tetapi ini :_Wanita itu seperti tulang rusuk yg bengkok . Jika engkau bersikeras meluruskannya, ia akan patah. Maka nasihatilah wanita dengan cara yang baik. (HR. Bukhari Muslim)_

    yg selalu mengubah hadis adalah yahudi dan nasrani.

    firman Allah atas penciptaan manusia pada surat al insaan ayat 2 dengan jelas,
    Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.

    ayat ini menerangkan seluruh manusia yaitu ; adam,hawa dan seluruh keturunannya.
    ayat ini menerangkan mani yg bercampur tanpa bersetubuh dan bersetubuh.
    kejadian adam adalah di surga yaitu mani yg bercampur tetapi tidak bersetubuh dan kejadian hawa adalah dari diri yg satu surat an nisa ayat 1 yaitu dari Adam sendiri yg telah sempurna atas kejadiannya, dari cel mani (sperma) dari tulang sulbi dan kejadian hawa juga di surga tanpa bersetubuh.

    Seorang muslim yg berilmu, Allah akan mengangkat kedudukannya satu derajat.

    wassalamualaikum wr.wb,

    ustad sayyid.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s