Mengapa wanita harus menjalani Iddah ?

Banyak yang mengatakan bahwa setelah talaq atau wafat suami, agama mewajibkan wanita untuk menjalani Iddah (yaitu tidak menikah atau ‘berhubungan intim’ dengan pria non muhrim sampai selesai 3 x haid ) adalah untuk memastikan bahwa tiada janin dalam rahimnya atau supaya jelas siapa ayah janin tersebut.

 

Mungkin di zaman dulu sebab atau hikmah itu bisa diterima. Tapi di zaman sekarang ini menjadi aneh. Paling tidak karena sudah ada banyak cara pencegah dan walaupun hamil maka dengan tes DNA dapat diketahui dengan pasti siapa ayahnya.

 

Science sekarang telah menemukan bahwa setiap cairan yang keluar dari pria adalah khas dan berbeda dari satu pria dengan lainnya seperti (bilang saja Scrypt atau sidik vital) sama halnya dengan sidik jari yang mana dia unik dan tiada yang sama. Sementara itu dalam ‘tubuh’ wanita ada sesuatu seperti program computer yang selalu merekam Scrypt sosok yang berhubungan intim dengannya dan ketika dia kontak dengan lebih dari satu jenis Scrypt maka akan menjadi seperti virus yang bisa memperlemah daya tahan computer badan dan bahkan merusaknya.

Setelah melakukan riset panjang akhirnya para ilmuwan barat sampai pada kesimpulan bahwa sidik vital itu hanya bisa dibersihkan dan hilang setelah computer tubuh wanita dire-set dan direfresh dengan tiga kali haid. Persis sebagaimana yang telah disyariatkan Islam semenjak ribuan tahun lalu.

 

Jadi hasil test membuktikan bahwa sidik vital itu akan terbesihkan sekitar 38 % dengan suci dari haid pertama, kemudian 78% dengan haid kedua, dan 99.999 setelah suci dari haid ketiga.

(وَالْمُطَلَّقَاتُ يَتَرَبَّصْنَ بِأَنفُسِهِنَّ ثَلاَثَةَ قُرُوَءٍ )

Adapun bagi wanita yang suaminya wafat maka pengaruh rasa sedih dan efek pada jiwanya dapat membuat proses itu agak lambat sehingga Iddah menjadi lebih lama (4 bulan 10 hari)  

 

Hal ini secara tidak langsung juga menjelaskan mengapa wanita tidak bisa mempunyai suami lebih dari satu (poliandri) ternyata bukan hanya karena jiwanya yang memang secara primordial adalah monogamis, tetapi bahkan bagi jasadnya juga berbahaya. Oleh karena itu juga tidak heran kalau hampir semua pelacur terkena macam2 penyakit seperti kanker rahim dan sebagainya selain efek negative pada jiwa mereka.

 

Yah begitulah..selain memberi waktu dan kesempatan bagi kedua suami untuk rujuk, mungkin itu adalah salah satu hikmahnya walaupun bisa jadi ada sebab-sebab lain yang masih belum kita ketahui.

Jelas Islam adalah agama yang benar-benar menjaga dan memperhatikan kesehatan rohani dan jasmani manusia. Lagi pula siapa gerangan yang lebih memahami makhluk ketimbang Khaliqnya. Subhaanallah!  

 

NB:

berhubung penulis bukan ahli biology atapun IT, mohon maklumi karena istilah2 yg dipakai sesuai yg terlintas saja.

One comment on “Mengapa wanita harus menjalani Iddah ?

  1. Anonim mengatakan:

    kok bisa ya ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s