In The Name of Love

by Shaheer Hamdy on Friday, November 13, 2009 at 3:46pm ·
 

Hari ini 25 Dzulqa’dah katanya… 
Alam memasuki jenjang cipta
hal lain dahulu sebelumnya sudah ada 
Terpendam dalam jiwa tua dan mata yg buta…
Lama sudah kutiup terompet dusta..
Sekarang keluarlah!!…katakanlah..!! nyanyikanlah!! walau manusia sangka irama biasa dan mereka joget ria bersama dalam lupa. 

~~~ ~~~ ~~~ ~~~ ~~ 

Atas nama Cinta ternyata kau ada. 
Ada layak dicinta. 
Cinta hanya kata pengantar sebuah makna.. 
suatu rasa diatas segala, di luar mata, jauh dari telinga, 
tak dapat diraba, hadir dalam dada, di sana di mana mana. 

Tak usah kau sumbangkan air mata karena sepercik cinta
Mana dia, mengapa dia…
lisan berdoa panjatkan pinta, 
pada siapa? Oh pada-Nya.. Pencipta cinta.. 
atas nama cinta… 
cinta pintanya pada kekasih-Nya pada diri-Nya 
Duka berdua, suka bersama, tetesan air mata, 
Apa boleh dikata, jika ia tiada, jiwa turut sirna… 
tak tahu kemana.. kemana ku kan kau bawa..

surga tau neraka..hanya ingin bersamanya.

Iya gila.. aku sudah gila..lama sempat gila.. tidak seberapa ..kan lebih gilaaa. 
bukan karnanya, tapi rasa yg menjelma, dalam kalbu menggema, dalam benak berirama, 
bukan musik memetik kata, bukan pop remaja, bukan dangdut tua, 
namun irama malantunkan rasa… rasa di atas rasa, bagai harmonika di telinga 
diringi gendang di dada~…dada ~da da ~da dadaaa~… 

Rasa meraba dada, mengisi jiwa, membisikkan telinga.
Dia kata, mana dia, mengapa tak ada?? 
Harus satu selama ada menjadi ada, selama Ada telah ada. 
karena dia adalah saya, tiada anda, tiada siapa.
tak dapat kau tanya kenapa, kata tak bisa, 
isyarat dan bahkan bahasa
tak kuasa menjelaskannya..

Satu tiada dua!… 
Cinta pastilah ada, satu bagi semua 
Bukan tiap ada punya cinta berbeda. 

Siap-siaplah… kencangkan raga hadirkan jiwa !!
Sekarang kau kan merasa…
Percikan air kan berbaur menyatu dgn samudera
menyingkap cermin kalbu mereka yg lama telah luka dirundung duka semenjak waktu yang sia-sia ketika bersamaku dia tiada.

Dengar..dengarlah… !!
apa kosa kausa jagad raya alam tua hendak kata;
Biarlah cinta yg berbicara maka tanpa kata kan mengantar makna.
Bukan hanya makna, namun makna nyata bekerja dgn seksama memahamkan si buta. 
Bukan tentang romeo dan juliet ataupun majnun dan layla ia kan bercerita…
jauh diatas cerita-cerita biasa gambaran cinta dusta. 

Atas nama cinta anda menjadi nyata. 
Atas nama cinta kau tuang noda,
sekitarnya kau menari dusta.
Kini sadarilah, lihat! Dan rasakan saja!…
Satukanlah cintamu dengan cinta-Nya.. maka kau kan fana..

Dan Kala… 
tak harus menanti sangkakala.. 
kala mata menatap cinta merasakan kebenaran kebesarannya 
Maka sebenarnya tiada saya, tiada anda, tiada dia..tiada kita, tiada kata, tiada makna,
tiada semuaaaaaaaaaaaaaaaaa.. yg ada hanyalah CINTA!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s