Siapakah St Valentine dan bagaimanakah kisah cinta 14 feb ??

 Image

Jadi ada 3 versi kisah asal usul perayaan Hari 14 February dan ada lebih dari 2 sosok St Valentine.

Kisah pertama adalah seorang Valentine sebagai pendeta di Roma yang ditangkap oleh raja Roma (Claudius II) karena menyebarkan agama Kristiani sementara di masa itu (sekitar 1800 tahun lalu) kerajaan Roma masih beragama pagan yang meyakini mitos-mitos dan menyembah dewa-dewa dan berhala. Valentinus dipanggil menghadap Raja dan diminta untuk beragama sesuai agama kerajaan. Valentine menolak dan bahkan mengajak Raja untuk berfikir dan pindah ke agama Tuhan yang sebenarnya. Karena kesal, raja pun menjatuhkan hukuman mati atasnya. Valentine digiring dan dibawa ke penjara untuk ditahan sampai hari eksekusi. Perwira yang memenjarakannya itu (Asterius) mempunyai seorang putri yang buta bernama Julia. Dengan keimanannya Valentine berhasil menyembuhkan Julia sehingga dia dapat melihat dan mereka berdua saling jatuh cinta. Karena karamatnya itu, ayah Julia dan sekitar 40 orang kerabat dan sebagian yang berada di penjara akhirnya masuk agama al-Kitab. Namun eksekusi hukuman mati tetap dilaksanakan dan sebelum wafatnya dia meninggalkan surat cinta untuk Julia yang diakhiri dengan tanda tangan “from your Valentine”. Konon dikatakan bahwa hari meninggalnya itu tanggal 14 February 269 masehi.

Image

Kisah kedua Valentine adalah sebagai seorang pendeta yang gigih menjodohkan dan menikahkan pemuda pemudi karena pada masa itu pria dilarang menikah selagi masih muda oleh kerajaan Roma Claudius yang menganggap bahwa pernikahan akan mengurangi jumlah prajuritnya. Pemuda yang sudah menikah seringnya takkan mau pergi meninggalkan keluarga dan berperang. Valentine malah menjodohkan pemuda pemudi dan menikahkan mereka satu sama lain dan memberi mereka sebuah cendera mata berbentuk hati dari kertas (yang mana saat itu kertas masih terbuat dari kulit hewan). Dia pun menjadi terkenal karena keberaniannya menentang aturan kerajaan dan akhirnya ditangkap dan dihukum mati pada 14 February lalu kuburkan di Via Flamina di Roma.

 

                                                      Selain dua kisah Valentine di atas juga masih ada kisah dari figur Valentine2 lainnya yang konon hidup tidak jauh sebelum masa itu di tahun 180an yaitu Valentine seorang pendeta yang diangkat menjadi Bishop di Interamna yang sekarang dikenal dengan kota Terni. Konon dia juga menjadi martir setelah mengalami penyiksaan karena 

Image

beragama kristen dan akhirnya dihukum mati dengan dipenggal kepalanya. Selainnya ada juga pendeta bernama Valentine yang berjuang hingga wafat di Africa.

Banyak sejarawan barat yang mengatakan bahwa kisah-kisah di atas tersebut adalah rekayasa dan hanya baru tersebar di abad ke 6 sebagaimana lahirnya sebuah karya yang berjudul Passo Marii dan memuat kisah fiksi Valentine. Jadi menurut mereka tidak diketahui pasti mengenai Valentine selain namanya dan nisan kuburannya di sana.

Versi lain Valentine day menghubungkan perayaan hari 14 feb dengan apa yang terekam dalam sejarah Yunani kuno yang mana pada pertengahan bulan February mereka biasa merayakan hari Gamelion yaitu festifal peringatan pernikahan dewa Zeus dengan Hera.

Adapun versi lainnya lagi menghubungkan hari Valentine dengan Lupercalia. Yaitu festival masa subur dan panen bagi penganut paganisme yang pada masa kerajaan Romawi kuno dirayakan pada tanggal 13, 14 dan 15 February.  

Mereka biasa menyembelih hewan-hewan sebagai korban dan mengusap tubuh mereka dengan darahnya lalu pesta kejar-kejaran dengan kaum wanita untuk dipecut bagian belakangnya dengan pecutan yang terbuat dari kulit kambing.

Seorang penulis Amerika dalam artikelnya mengatakan bahwa perayaan hari Valentine masa kini yang melibatkan postcard, bunga-bunga dan kue-kue coklat adalah membosankan jika dibandingkan dengan kegilaan perayaannya di masa romawi kuno dahulu.

Ada juga karya sejarah yang ditulis pada abad 17 menyatakan bahwa di Hari Lupercalia yang berlangsung di Roma biasa pemuda pemudi saling menulis namanya dan memasukkan dalam kotak undian kemudian mereka mengambil nama gadis dari kotak itu untuk dijadikan jodoh pasangan.

Perayaan yang seperti itu berlangsung selama berabad-abad hingga akhirnya di tahun 496 Pope Gelasius melarangnya dan menjadikan hari itu sebagai Hari St Valentine demi mengingat perjuangannya. Namun hingga saat ini sejarawan tidak dapat memastikan St Valentine yang manakah yang dihormati dengan hari peringatan 14 Feb itu. Ataukah mungkin ada Valentinus lain yang sejarah kehidupannya sebegitu luar biasa tetapi sudah terhapus dari lembaran sejarah. Mungkin karena ketidak-jelasan sosoknya itu, di tahun 1960an Vatikan menghapus Hari Valentine 14 Feb dari kalender orang-orang sucinya.

Alhasil sejarawan menyatakan bahwa tiada hubungan antara St Valentinus dengan kisah cinta romantic karena selama berabad-abad kisah St Valentine lebih berhubungan dengan pengorbanan dan keagamaan. Menurut mereka hubungan Valentine dengan kisah romantis baru muncul di abad ke 14, yaitu karena seorang penulis Inggris bernama Geoffrey Chaucer menulis puisi dalam merayakan hari tunangan Raja Richard II dengan Anne Bohemia. Menyebut hari valentine dan musim kawinnya burung-burung di Inggris. 

Image

Richard II dan Anne

Di abad kemudiannya hari itu pun tambah terkenal sehingga Penyair inggris William Shakespeare di tahun 1600an menyebut hari Valentine dalam karyanya Ophelia (“Tomorrow is Saint Valentine’s day. All in the morning betime—and I maid at your window. To be your Valentine.”)  

Di abad 18-19 hari Valentine pun menjadi begitu popular. Sekarang bahkan setelah sudah dihapus dari Kalender Vatikan namun tentu korporasi-korporasi tetap semangat merayakan dan memperbesarkannya dengan segala iklan dan tawaran karena ia menjadi hari yang sangat komersial dan menguntungkan. Dari mulai berlian, bunga, kartu2 hingga coklat dan lain sebagainya. Tahun-tahun lalu saja di Amerika  hasil penjualan di hari Valentine mencapai 15 Billion dollar dan sekitar 100 juta  kartu laku.

Almuhim, terlepas dari siapa gerangan St Valentine itu sebenarnya, bagaimanapun juga, menurut saya walaupun kisah-kisah itu diragukan faktanya tetapi tidak mustahil terjadi dan pasti banyak yang lebih luar biasa lagi yang mengisahkan perjuangan orang-orang yang beriman pada Tauhid ke-esaan Tuhan melawan agama-agama mitos buatan yang menuhankan raja-raja dan anak dewa, dan tentunya masa itu sebelum masa diutusnya Nabi Muhammad di abad ke 5 masehi dan alkitab dimana Yesus (Nabi Isa alaihis salaam) dipuja sebagai seorang utusan Tuhan dan Nabi-Nya. Jadi kalaupun memang benar terjadi, seorang Valentine dengan keimanannya menyembuhkan gadis buta sebagaimana wajarnya seorang wali dengan keramatnya yang dari Allah. Namun bukan berarti niscaya hari itu dijadikan hari pacaran international dan remaja bebas pesta tak rasional tampa mengenang sisi perjuangan dan kesucian cinta.
Kalaupun kita hendak memilih Hari Cinta kenapa kita tidak pilih saja hari pernikahan Rasulullah dengan Siti Khadijah sebagai hari cinta dan hari fathu makkah sebagai hari kasih sayang sesama umat manusia. 

Image “From your Shaheertime.”

One comment on “Siapakah St Valentine dan bagaimanakah kisah cinta 14 feb ??

  1. Ayu mengatakan:

    Islah gak ada merayakan hari valentine

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s